SASING – (21/10/2025) Mahasiswa Sastra Inggris Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Andini Ferdiana, berhasil mencuri perhatian publik setelah terpilih sebagai penyanyi soundtrack film layar lebar Tak Kenal Maka Taaruf. Dengan suara emas dan karakter vokal yang khas, Andini membawakan lagu “Majas Cinta”, yang menggambarkan nuansa religius dan romantis dari film yang diadaptasi dari novel karya Mim Yudiarto.
Keberhasilannya menembus industri musik nasional berawal dari sebuah acara diskusi buku yang diselenggarakan Fakultas Humaniora, di mana Andini berkesempatan bertemu langsung dengan Mim Yudiarto, penulis novel Tak Kenal Maka Taaruf. Mendengar suaranya yang unik dan berkarakter, Mim pun tertarik menjadikannya penyanyi utama soundtrack film. “Pertemuan itu benar-benar seperti takdir,” ungkap Andini.
Lebih lanjut, mahasiswi Program Studi Sastra Inggris ini mengaku bahwa dukungan besar juga datang dari dosennya, Whida Rositama, M.Hum., yang sekaligus merupakan penulis skenario film tersebut. “Bu Whida memberikan banyak masukan dalam proses rekaman dan interpretasi lagu. Beliau benar-benar membimbing saya agar bisa menyampaikan makna lagu ini dengan perasaan yang tulus,” ujarnya.
Lagu Majas Cinta sendiri menjadi elemen penting dalam film, membawa pesan mendalam tentang cinta yang tulus, sabar, dan berpijak pada nilai-nilai Islam. “Lagu ini cukup menantang secara teknis,” jelas Andini. “Saya harus berlatih menjaga kestabilan nada, kekuatan vokal, dan perpindahan register dengan halus. Tapi yang paling penting adalah bagaimana saya bisa membuat pendengar merasakan emosinya.”
Sebelum dikenal publik, Andini sudah aktif di dunia musik kampus dan kerap tampil di berbagai acara kampus. Salah satu penampilan yang berkesan adalah saat ia membawakan lagu All I Ask yang dipopulerkan Adele, dalam acara yudisium Juli 2025. Penampilannya membuat para hadirin terpukau dan memberikan tepuk tangan yang meriah.
Film Tak Kenal Maka Taaruf sendiri mengisahkan perjalanan cinta dua anak muda yang berusaha menjalani hubungan dengan cara yang sesuai ajaran Islam. Lagu Majas Cinta menjadi jiwa dari film ini memperkuat emosi dan pesan moral yang ingin disampaikan kepada penonton melalui lirik yang apik.
Dengan prestasi ini, Andini yang saat ini sudah berstatus alumni, bukan hanya turut mengharumkan nama Fakultas Humaniora, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa bakat dan intelektualitas bisa berjalan beriringan. (unr)





