MIU Login

Produktif Lewat Konten Kreatif: Alumni Sastra Inggris Dian Agustiningsih Dorong Mahasiswa Kembangkan Kreativitas Digital

SASING – (11/11/2025) Di era digital saat ini, kreativitas menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan global, terutama di industri kreatif yang terus berkembang pesat. Kemampuan menghasilkan konten kreatif tidak lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan kebutuhan penting bagi mahasiswa untuk dapat beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi dalam dunia kerja modern. Hal itu disampaikan Dian Agustiningsih, S.S., Creative Director dari JA Production, yang merupakan alumni dari Program Sastra Inggris Fakultas Humaniora dalam kegiatan Workshop Pengembangan Karier Mahasiswa yang digelar Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Selasa, 11 November 2025.

Melalui materinya berjudul “Produktif Lewat YouTube”, Dian berbagi kisah perjalanan kariernya dalam membangun perusahaan kreatif di bidang audio dan visual yang kini telah mengembangkan lebih dari 30 kanal YouTube aktif. Ia menuturkan bahwa perjalanan JA Production berawal dari kegiatan sederhana di dunia pendidikan, yaitu mewadahi bakat siswa ekskul Banjari, hingga akhirnya berkembang menjadi perusahaan kreatif berbasis digital yang berpengaruh.

“Awalnya kami hanya ingin memberi ruang bagi anak-anak untuk berkarya. Tapi dari situ, kami belajar bahwa niat baik, konsistensi, dan keberanian mengambil langkah bisa membawa perubahan besar,” ungkap Dian di hadapan mahasiswa.

Dian menekankan bahwa dunia digital membuka peluang luas bagi generasi muda untuk berkarya dan berpenghasilan, terutama melalui platform seperti YouTube. Ia memaparkan tahapan membangun kanal yang produktif, mulai dari memperkuat niat, menentukan jenis konten, melakukan perencanaan, hingga menjaga konsistensi unggahan.

“Kuncinya ada pada niat dan istiqamah. Jika konsisten dan fokus, platform seperti YouTube bukan hanya wadah ekspresi, tapi juga bisa menjadi sumber penghasilan dan karier profesional,” jelasnya.

Selain berbagi pengalaman pribadi, Dian juga menjelaskan berbagai skema monetisasi YouTube, seperti pendapatan dari iklan, fun funding, YouTube Shopping, dan dukungan langsung dari penonton melalui fitur Super Chat dan Super Thanks. Ia mendorong mahasiswa agar tidak ragu untuk mengeksplorasi peluang ekonomi digital dengan cara kreatif namun tetap beretika.

“Jangan takut memulai. Dunia digital memberi ruang bagi siapa pun yang mau belajar, bekerja keras, dan berkarya dengan jujur,” pesannya.

Sesi bersama Dian Agustiningsih berjalan interaktif. Para mahasiswa terlihat antusias menanyakan strategi membangun audiens, menjaga orisinalitas konten, dan mengelola waktu di tengah kesibukan akademik.

Melalui materi ini, mahasiswa Humaniora diajak untuk melihat bahwa karier di era digital tidak selalu identik dengan dunia korporasi, tetapi juga bisa lahir dari kreativitas dan nilai kemanusiaan yang dikembangkan secara mandiri. (unr)

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注

Berita Terkait